Tuesday, May 11

Tata Cara Memakai Kain Ihram yang Benar Bagi Jamaah Pria Dan Wanita

Saat melaksanakan ibadah haji maupun umroh, tentunya Anda akan mengenakan kain putih yang biasanya dikenal dengan nama kain ihram. Kain ihram ini merupakan kain panjang putih yang digunakan sebagai pengganti pakaian ketika Anda bertamu ke rumah Allah. Bagi jamaah pria, kain ihram ini terdiri dari dua helain kain putih. Satu helain kain ihram berfungsi untuk menutupi area pinggang hingga mendekati mata kaki yang disebut dengan izar. Satunya lagi digunakan untuk menutupi bagian atas yakni diselampangkan dari bagi ke bagian bawah ketiak. Untuk cara penggunaannya sendiri, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini.

Cara Menggunakan Kain Ihram untuk Pria

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, bahwa kain ihram untuk jamaah pria terdiri dari dua helai kain yang mana satu helai kain ihram digunakan untuk menutupi bagian bawah dan satu helainya lagi digunakan untuk menutupi bagian atas. Nah, untuk cara menggunakan kain ihram bagian bawah, Anda dapat mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:

  •   Langkah pertama yang harus Anda lakukan untuk menggunakan kain ihram pada bagian bawah yaitu siapkan satu kain untuk menutupi bagian bawah tersebut.
  •   Tutup aurat mulai dari atas pusar hingga bagian bawah lutut
  • Cara melipat kain ihram ini juga cukup mudah yaitu hampir sama seperti Anda menggunakan sarung untuk sholat.
  •   Jangan teralu kencang melipat kain ihram agar Anda bisa dengan mudah untuk berjalan.

Nah, demikian untuk langkah menggunakan kain ihram pada bagian bawah Jangan lupa untuk memastikan bahwa kain ihram yang Anda kenakan terlipat dengan sempurna dan jangan biarkan aurat terlihat saat Anda duduk ataupun jongkok. Setelah Anda mengetahui cara menggunakan kain ihram pada bagian bawah, kini saatnya Anda mengetahui cara menggunakan kain ihram pada bagian atas. Untuk menggunakan kain ihram pada bagian atas, Anda dapat mengikuti langkah-langkah sebagai berkut:

  •       Gunakan kain dengan cara diselempangkan agar menutup bagian pundak kanan dan kiri. Namun, ketika Anda mulai melaksanakan tawaf, biarkan bagian pundak kanan terbuka, lipat kain yang terlat di pundak sebelah kanan pada sisi satunya yang berada di bawah ketiak kanan
  •       Kaitkan antara ujung satu sisi dengan sisi yang lainnya. Hal ini dilakukan agar kain tidak mudah lepas.

Bagian pundak kanan terbuka hanya pada saat Anda melakukan tawaf saja, setelah itu kain ihram bisa kembali digunakan untuk menutupi semua badan bagian atas Anda. Selain tatacara penggunaan kain ihram di atas, terdapat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Beberapa hal tersebut yaitu sebisa mungkin kain ihram jangan sampai melewati batas mata kaki dan kain ihram tidak boleh terkena kotoran. Selain itu Anda para jamaah pria juga tidak perlu menggunakan pakaian dalam ataupun aksesoris lainnya pada saat memakai kain ihram.

Cara Menggunakan Kain Ihram untuk Wanita dan Anak-anak

Bukan hanya jamaah pria saja yang harus memakai kain ihram sebagai pakaian pada saat melaksanakan haji maupun umroh. Namun, jamaah wanita dan anak-anak juga harus menggunakan kain ihram ini. Untuk cara memakai kain ihram bagi jamaah wanita, kain ihram harus menutupi hampir seluruh bagian tubuh, kecuali telapak tangan dan wajah. Selain itu juga tidak boleh terdapat jahitan pada kain. Bagian kain untuh bawahan harus hingga sepanjang tumit. Sedangkan pada bagian atas, lengan baju harus sepanjang pergelangan tangan serta kerudung yang digunakan harus panjang atau melebihi bagian dada.

Bagi Anda jamaah wanita, Anda diharuskan untuk menggunakan kaus kaki dan sepatu yang tidak bertumit dan berbahan karet. Sedangkan pakaian ihram untuk anak-anak sebenarnya sama seperti di atas. Anda para orangtua hanya tinggal menyesuaikan ukurannya saja. Pakaikan kain ihram pada anak Anda dengan senyaman mungkin agar tidak mudah lepas.

Sunah dan Larangan saat Mengenakan Kain Ihram

Selain tata cara memakai ihram yang benar, terdapat beberapa hal lain yang perlu Anda perhatikan selama menjalankan ihram. Beberapa hal tersebut diantaranya yaitu disunahkan untuk berwudlu, mandi, dan mengucapkan niat. Selain itu, selama mengenakan ihram, Anda tidak diperbolehkan untuk mengenakan wewangian. Namun, apabila masih ada wewangian tersisa ditubuh, maka tidak akan menjadi masalah. Selain itu, selama mengenakan ihram, Anda dilarang untuk berbicara kasar.

Melakukan ibadah hali maupun umroh bisa juga disebut tindakan bertamu, yakni bertamu ke rumah Allah tau yang dalam juga dikenal dengan nama baitullah. Tahapan awal dalam melakukan ibadah haji ini yaitu dengan menjalankan ihram. Dengan wujud niat dan memakain pakaian dari kain ihram yang merupakan simbol pelepasan aksesoris atau atribut keduniawian yang melekat pada manusia. Selain itu, dengan menggunakan kain ihram, para jamaah haji atau umroh dianggap kembali ke fitrah seperti masa dimana Anda petama kali dilahirkan di dunia. Keadaan memakain pakaian ihram ini juga menyerupai keadaan saat nanti Anda hadir ditempat kelak semua orang dihisab oleh Allah.

Untuk referensi haji plus anda juga bias melihat website https://haramainumroh.com/haji-plus/ di website tersebut tersedia beragam paket haji plus beserta biayanya. Untuk biaya haji plus sendiri sekitar $11.500/ Jemaah, pendaftaran atau setoran awalnya sebesar $4.500/ Jemaah.

Sementara paket haji plus yang tersedia sudah termasuk perlengkapan seperti kain ihram yang kita bahas saat ini. Semoga membantu teman-teman semua.