Thursday, July 29

Sudah Tahu Cara Mengobati Miom? Berikut Pengobatan Rekomendasi dari Dokter

Sudah menjadi kabar umum, bahwa wanita rentan terkena beragam penyakit salah satunya miom. Meski tidak berpotensi kanker, miom mampu menimbulkan gejala yang membuat sebagian besar wanita merasa tidak nyaman. Tak hanya itu saja, miom pun bisa menimbulkan anemia karena banyaknya darah dikala menstruasi. Berikut akan diulas cara mengobati miom berdasarkan rekomendasi dokter.

Langkah Pengobatan Miom Berdasarkan Rekomendasi Dokter

  1. Mengonsumsi Ibuprofen

Dikenal dengan istilah Mioma Uteri, penyakit satu ini merupakan tumor jinak yang terdiri dari otot polos miometrium yang biasanya terletak di dinding rahim atau uterus seorang wanita. Perlu anda ketahui, jika tumor jinak ini dapat tumbuh besar hingga menyebabkan nyeri serta pendarahan yang sangat hebat dikala seorang wanita sedang menstruasi.

Beberapa gejala miom yang dialami oleh seorang wanita, yaitu periode haid yang semakin panjang atau lebih dari periode biasanya, seringnya buang air kecil, buang air kecil yang tidak lancar, dan terjadinya konstipasi. Sebenarnya penyebab terjadinya mioma uteri ini masih belum diketahui secara pasti, namun bisa saja terjadi akibat adanya perubahan genetik atau faktor hormonal.

Untuk mengurangi rasa nyeri yang diakibatkan oleh miom, baik itu di kaki, punggung, maupun pinggul, dokter akan memberikan obat pereda nyeri yang bernama ibuprofen. Lazimnya, obat satu ini digunakan untuk meredakan nyeri haid atau rasa sakit ringan hingga sedang lainnya. Dikala mengonsumsi obat satu ini, anda perlu mengikuti beberapa petunjuk dan aturan minum obat.

  1. Menjalani Terapi Hormon

Bila ibuprofen masih belum berpengaruh untuk atasi rasa nyeri, maka selanjutnya dokter akan merekomendasikan untuk mempertimbangkan mengikuti terapi hormon. Biasanya dokter akan meresepkan pil KB guna mengontrol pendarahan hebat dan mencegah terjadinya anemia. Meski pil KB tidak terlalu mempengaruhi ukuran miom yang tumbuh, namun paling tidak ampuh mengontrol pendarahan.

Tak hanya pil KB saja, dokter juga akan merekomendasikan menggunakan obat GNRH atau Gonadotropin Releasing Hormone. Lazimnya, GNRH ini bisa mengecilkan miom dan mengurangi pendarahan hebat dikala menstruasi. Namun sayangnya, obat hormon bernama GNRH ini tidak bisa digunakan lebih dari enam bulan karena akan membahayakan kesehatan seperti meningkatkan osteoporosis.

  1. Embolisasi Fibroid

Cara mengobati miom menurut rekomendasi dokter selanjutnya yaitu dengan melakukan embolisasi fibroid. Perlu anda ketahui, embolisasi fibroid merupakan metode untuk mengecilkan miom dengan cara menyuntikkan polivinil alkohol atau PVA melalui arteri. Dengan begitu obat ini akan melakukan pemblokiran suplai darah ke miom, sehingga ukurannya akan semakin menyusut.

Sebenarnya, cara untuk atasi penyakit miom tidak hanya yang disebutkan diatas semata. Dokter biasanya akan menyarankan melakukan operasi miomektomi, operasi histerektomi, dan menjalani endometrial ablation. Meski tidak menimbulkan kanker, namun jika dibiarkan begitu saja miom akan semakin membesar dan membahayakan kesehatan anda.