Monday, September 28

Penempatan AC yang Benar di Kamar Tidur

Saat ini AC merupakan salah satu alat yang dibutuhkan di daerah perkotaan. Tanpa adanya AC, kamu akan kesulitan untuk bisa beristirahat dengan nyaman di kamarmu sendiri. Namun, tahukah kamu bagaimana penempatan AC yang benar di kamar tidur?

Inilah Cara Menempatkan AC yang Benar pada Kamar Tidur

Pixabay.com

Pada dasarnya, penempatan AC yang benar di kamar tidur tidak boleh disepelekan. Pasalnya, penempatan AC yang salah bisa menyebabkan suhu kamar tidak sesuai dengan harapan. Selain itu, penempatan AC yang salah juga bisa membuat tubuh menjadi tidak sehat.

Ukur Kabel dan Pipa

Berbicara mengenai AC tentu tidak lepas dengan masalah perkabelan dan pemipaan. Untuk itu, kamu wajib menempatkan AC di tempat yang mudah dijangkau kabel dan pipa. Pemilihan tempat yang kurang pas dapat mengakibatkan efek samping lain yang bisa merepotkanmu.

Untuk urusan kabel, sebaiknya ukur terlebih dahulu jarak stop kontak dengan AC. Pastikan bahwa kabel AC bisa menjangkau stop kontak dengan baik. Jika ternyata kabel kurang panjang, kamu harus menambahkan terminal baru agar kabel AC bisa terpasang dengan sempurna.

Selain kabel, panjang dan posisi pipa juga wajib kamu perhatikan. Pipa tersebut nantinya tersambung dari unit AC dalam dan luar. Pipa yang bocor bisa berdampak pada kondisi AC yang tidak maksimal. Untuk itu, pastikan AC bisa beroperasi dengan baik dan benar.

Beri jarak terhadap plafon

Meski AC berada di bagian atas dinding, namun kamu harus memastikan bahwa AC tidak terlalu menempel dengan plafon. Pasalnya, AC yang menempel pada plafon akan membuat sirkulasi hisapan AC menjadi terganggu dan membuat AC cepat kotor.

Jarak ideal yang bisa kamu terapkan adalah sekitar 15 cm. Kamu juga bisa memberi jarak lebih dari itu jika memang secara estetikan menjadi lebih bagus. Pastikan juga bahwa AC bisa menghisap udara bersih dengan sempurna dan tidak mampet karena bagian plafon.

Berbicara sedikit mengenai estetika, AC memang sebaiknya tidak diletakan terlalu ke bawah. Penempatan yang terlalu ke bawah dapat membuat AC seperti kurang pas. Untuk itu, jarak 15 cm sudah cukup ideal untuk meletakan AC di dinding rumah.

Jangan pasang AC tepat di atas tempat tidur

Banyak orang yang beranggapan bahwa AC yang berada di atas tempat tidur bisa menambah kenikmatan. Hal tersebut sangatlah keliru dan justru membuat tidur kurang nyaman. Kamu justru merasa terlalu dingin dibandingkan bagian lain dari ruangan.

Selain terlalu dingin, tubuh juga akan merasa tidak sehat. Efek yang paling sering terasa adalah pada saluran pernapasan. Akibatnya, kamu justru berpotensi mengalami sejumlah penyakit yang bisa membuat kondisi tubuh tidak sehat.

Lokasi yang tepat pada pemasangan AC adalah benar di samping tempat tidur. Hal ini penting diperhatikan terutama jika kamar tidurmu tidak terlalu luas. Pastikan bahwa AC tidak berada di area tempat kamu beristirahat secara langsung.

Atur arah semburan ke arah yang tepat

Selain posisi AC yang tepat, arah semburan harus diperhatikan dengan benar. Pasalnya, semburan AC ke arah yang salah dapat menimbulkan sejumlah efek samping. Pastikan bahwa arah semburan AC tidak mengarah secara langsung ke tubuhmu.

Selain mengarah ke tubuh, AC juga sebaiknya tidak mengarah ke kaca atau cermin. Pasalnya, kaca atau cermin yang terkena semburan AC bisa berembun. Akibatnya, kaca menjadi tidak bening dan cukup mengganggu penampilan serta fungsinya.

Arah semburan yang paling baik adalah mengarah pada bagian tengah ruangan. Hal tersebut akan membuat suhu ruangan menjadi cepat merata. Selain itu, arah semburan yang baik adalah yang tidak terhambat dengan benda lain sehingga hembusan anginnya akan lebih terasa.

Lokasi AC yang ideal

Sebaiknya, AC tidak diletakan di tempat yang lembab. Hal tersebut bertujuan agar AC tidak cepat kotor karena kehadiran bakteri dan jamur. Untuk itu, pasang AC di tempat yang kering dan tidak mudah kotor.

Berbicara mengenai kotoran, AC juga sebaiknya tidak diletakan pada bagian ventilasi ruangan. Selain menutupi ventilasi, AC juga bisa berpotensi kotor karena partikel debu dari luar. Sebaiknya ventilasi ruangan dibiarkan tertutup saja agar tidak mengganggu AC saat bekerja.

Hindari pemasangan AC yang terlalu rendah

Pixabay.com

Pemasangan AC sebaiknya juga tidak terlalu rendah. Selain mempengaruhi estetika ruangan, juga akan membuat AC menimbulkan efek samping berbahaya. Untuk itu, pasang AC di bagian dinding yang cukup tinggi.

Idealnya AC diletakan di ketinggian 2,5 meter. Namun, jika dinding rumah kurang dari 2,5 meter, pastikan bahwa AC bisa menghembuskan angin dengan tidak terlalu mengarah ke lantai.

Dampak dari AC yang terlalu rendah adalah suhu yang kurang stabil. Selain itu, semburan AC juga akan mudah memantul ke seluruh bagian ruangan sehingga berpotensi mengganggu kesehatan penghuni kamar. Lantai yang terkena semburan AC juga menjadi licin karena embun.

Demikianlah artikel singkat mengenai penempatan AC yang benar di kamar tidur. Semoga artikel ini bisa membantu kamu untuk memasang AC di posisi yang paling tepat dan untuk desain ac di kamar bisa kamu temukan inspirasinya di web dijabodetabek.id