Friday, July 3

Nilai Jual Burung Hantu di Pasaran

 

Kisah tentang penyihir lelaki muda, Harry potter yang melawan musuhnya yaitu Voldemort sangat membekas di benak penikmatnya. Cerita rekaan penulis JK Rowling itu juga meledak ketika dibuat di layar lebar. Namun, terdapat dampak buruk di balik seluruh kesuksesan itu. Salah satunya adalah memicu perburuaan satwa liar, terutama burung hantu.

Selain itu keistimewaan yang dimiliki oleh burung hantu menambah semakin maraknya komunitas burung hantu. Hal itu membuat perdagangan burung hantu semakin meningkat, termasuk di Indonesia. Nilai jual burung hantu beragam di pasaran. Mulai dari yang termurah sekitar delapan puluh ribu rupiah sampai termahal yang lebih dari satu juta rupiah.

Nilai jual burung hantu beragam berdasarkan jenis burung hantu. Kemudian, seberapa sulit burung hantu ini ditemukan dan juga daerah tempat jual-beli burung hantu. Selain itu keindahan dari burung hantu juga menjadi nilai tersendiri bagi penjual burung hantu. Misal burung hantu salju, karena keindahannya burung ini di jual dengan harga berkisar empat ratus ribu rupiah.

Selain itu harga burung hantu bubo yang bisa mencapai lebih dari satu juta rupiah per ekornya. Alasan yang membuat nilai jual burung hantu ini mahal adalah sulitnya mendapatkan burung hantu jenis ini. Burung hantu bubo sumatranus juga terbilang sangat mahal yaitu berkisar satu juta tiga ratus ribu rupiah. Burung hantu tersebut menjadi burung hantu termahal dari burung hantu lainnya.

Burung hantu yang umumnya dijual di Indonesia adalah jenis dari Sunda, Jawa, Kalimantan dan Sumatera. Secara umum burung hantu dari Jawa dan Sunda berwarna kecoklatan atau kehitaman. Burung hantu ini juga memiliki tanduk kecil di kepalanya. Sementara itu, burung hantu dari Kalimantan dan Sumatera lebih beragam.

Umumnya burung hantu dari Kalimantan dan Sumatera berwarna krem atau putih.Indonesia sendiri terdapat 54 spesies burung hantu, tetapi hanya 16 spesies saja yang masuk dalam golongan dilindungi. Alhasil, sisanya masih ramai dijual dan dipelihara oleh masyarakat.Selain dijual secara tradisional, burung hantu ini juga dijual secara online.

Burung hantu ini diambil dari lingkungan alam bebas. Terkadang burung hantu ini diperdagangkan secara illegal. Padahal yang perlu Anda ketahui perburuan burung hantu secara terus menerus dapat merusak ekosistem alam, terutama ekosistem sawah.