Thursday, July 9

Mengenal Jenis Udang Rebon

Acetes mungkin nama latin ini masih asing ditelinga kita padahal mungkin sering kita konsumsi sehari-hari. Yaaa…Acetes atau nama lainnya udang rebon ini sudah tidak aneh lagi terdengar. Bagaimana tidak hampir semua masakan menggunaka campuran udang yang berukuran kecil ini untuk menambah rasa gurih. Di mancanegara sendiriudang rebon terkenal dengan sebutan terasi shrimp.

Ciri Khas Udang Rebon

Udang rebon mempunyai bentuk yang relatif kecil. Yaitu berukuran sekitar 1 cm – 3 cm. Ukuran udang yang kecil ini bukanlah anakan udang,tapi memang bentukny yang kecil-kecil. Oleh sebab itu banyak yang menyebutnya sebagai ‘rebon’.

Untuk bentuk fisiknya sendiri selain kecil, udang ini juga mempunyai garis coklat kemerahan yang terdapat pada ruas tubuhnya.  Selain itu udang rebon ini juga banyak ditemukan di perairan dangkal yang berlumpur. Udang ini mempunyai sifat fototaksis positif artinya selalu mendekat kearah cahaya.

Kehidupan Udang Rebon

Sama seperti jenis udang lain,udang rebon ini juga mengalami moulting atau pergantian kulit tubuh. Di dalam proses moulting yang menjadikan ukuran udang lebih besar ini, sebenarnya merupakan fase yang rentan. Karena pada saat moulting kondisi udang masih lemah,ini dikarenakan kulit luarnya yang belum mengeras. Akibatnya udang sering mendapat serangan dari udang lain yang lebih kuat. Pada saat moulting udang juga mengeluarkan enzim dan senyawa dengan bau yang khas yang menjadikan udang lain bernafsu untuk memakannya,ini membangkitkan sifat kanibalisme yang terdapat pada udang sehat.

Manfaat Udang Rebon

Di Indonesia sendiri,jarang sekali yang mengkonsumsi udang reborn secara langsung. Biasanya masyarakat mengonsumsi udang rebon dalam bentuk makanan yang telah diolah misalnya terasi,kerupuk udang,peyek, serta abon.

Walaupun mempunyai bentuk yang kecil, udang rebon ini pemanfaatannya banyak sekali. Dalam setiap 100 gram udang rebon ini mengandung protein sebanyak 16,2 gram. Protein ini baik untuk perkembangan tubuh anak terutama pada sel otaknya. Sedangkan kegunaan protein yang terdapat pada udang rebon ini bisa mengganti sel yang rusak misalnya ketika terjadi luka atau memar.

Itulah sedikit ulasan mengenai udang rebon. Walaupun kecil tapi manfaatnya besar. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita.