Thursday, October 22

Cara Membersihkan Kolam Renang Tanpa Membuang Banyak Tenaga

Setiap orang memiliki cara membersihkan kolam renang tersendiri. Kebanyakan menerapkan cara yang menguras tenaga. Apakah Anda juga mengalami kendala yang sama?

Rumah yang difasilitasi dengan kolam renang tentunya patut disyukuri. Setidaknya, Anda yang gemar berenang tidak perlu keluar rumah untuk menyalurkan hobi tersebut. Karena aktifitas tersebut bisa dikerjakan di rumah setiap harinya.

Namun harus dipahami jika kolam ini perlu dirawat lebih intens. Perawatan seperti ini akan bermanfaat dalam mempertahankan keawetan desain kolam renang minimalis yang Anda miliki.

Tidak hanya itu saja, pemeliharaannya juga ditujukan supaya tidak menimbulkan masalah pada pemiliknya. Misalnya tidak menimbulkan gatal pada kulit.

Kuncinya ialah rutin dalam membersihkannya. Pertanyaannya sekarang adalah bagaimana caranya membersihkan kolam renang tersebut? Mari temukan informasi mengenai langkah merawatnya dengan sederhana di bawah ini.

Manfaatkan Skimmer Setiap Hari

Skimmer merupakan perlengkapan wajib yang harusnya dimiliki oleh pemilik kolam renang. Perlengkapan ini memiliki jaring khusus yang sangat Anda perlukan. Yakni untuk mengambil kotoran pada permukaan air.

Skimmer ini nantinya bisa digunakan untuk mengeluarkan debu atau dedaunan yang jatuh ke dalam kolam. Pengambilannya dalam kolam sebaiknya dilakukan dengan segera. Jika tidak, kotoran ini bisa tenggelam dan mengendap ke dasarnya.

Endapan seperti ini tentunya akan lebih menyulitkan. Misalnya jika telah terjadi penumpukan, Anda akan memerlukan tenaga lebih besar. Bahkan, Anda akan menghabiskan waktu selama seharian penuh untuk mengeluarkannya.

Menyadari kondisi seperti ini, sudah semestinya jika Anda lebih tanggap dalam mengambil tindakan. Setiap kali muncul debu ataupun dedaunan di permukaan air, usahakan agar segera mengambilnya. Dan ini bisa dilakukan di tiap hari.

Tenang saja, langkah ini terbilang lebih ringan. Anda tidak perlu melakukan sampai berjam-jam. Cukup beberapa menit saja, kolam renang akan tampak lebih bersih dan jernih.

Biasakan Untuk Mengepel Lantai di Sekitar Kolam

Cara membersihkan kolam renang ini bisa dilakukan satu minggu sekali. Bisa juga dilakukan dua kali seminggu, atau 1 kali dalam sebulan. Tergantung pada kondisi lantai itu sendiri.

Lantai yang dimaksud ialah lantai terluar. Atau, bagian alas dimana Anda memijaknya untuk pertama kali sebelum memasuki kolam. Karena lantai ini biasanya sangat mudah untuk kotor.

Cara terbaiknya ialah dengan mengepelnya. Usahakan seluruh lantai yang mengelilingi kolam dibersihkan. Tujuannya agar kotoran di tempat tersebut tidak memasuki kolam.

Terkadang, Anda juga memerlukan cairan khusus. Cairan khusus ini diaplikasikan untuk mengangkat kerak yang menempel pada lantai. Begitu pula, cairannya ditujukan untuk mencegah pertumbuhan lumut ataupun jamur.

Tercegahnya jamur ataupun lumut memungkinkan lantai tetap bersih. Lantai juga tidak akan licin. Ini membuat Anda lebih nyaman dan aman saat memijak area tersebut.

Angkat Endapan Dengan Vacuum

Cara terakhir adalah memaksimalkan alat penghisap lumpur. Alat ini dikenal dengan sebutan vacuum. Tapi, bukan vacuum yang digunakan untuk menyedot debu pada perlengkapan rumah.

Vacuum ini bisa bekerja di bawah permukaan air. Kinerjanya ialah menyedot endapan lumpur dan kotoran lainnya pada dasar ataupun dinding kolam. Kotoran ini nantinya akan dikeluarkan dan dasar kolam akan semakin bersih.

Pembersihan ini biasanya akan memakan waktu. Tapi bila Anda rajin membiasakan dua langkah di atas, Anda bisa memangkas waktu penggunaan vacuum ini. Secara, kotoran dalam kolam tidak begitu parah.

Mengenai jadwal pembersihan dengan vacuum, Anda direkomendasikan untuk melakukannya di tiap minggu. Sebaliknya, hindari menunda waktunya agar kotoran tidak menumpuk dan membandel.

Setelah semuanya dijalankan, Anda dianjurkan untuk terus memeriksa kebersihannya. Diantaranya dengan mengatur sirkulasi air, mengecek kebersihan filter dan lain sebagainya.

Kemudian jangan lupa untuk memeriksa kadar air. Usahakan agar ph air tetap stabil. Tujuannya agar kolam tidak mudah ditumbuhi oleh lumut dan jamur.

Ketika kadar airnya berubah, Anda bisa memasukkan bahan kimia ke dalamnya. Contohnya adalah kaporit yang digunakan untuk menjaga keseimbangan ph air.

Yang harus diperhatikan ialah hindari pemberian bahan tersebut secara berlebihan. Dikhawatirkan jika bahan tersebut malah menjadi biang masalah pada kesehatan kulit. Malahan jika tertelan, ini akan sangat membahayakan.

Idealnya, kaporit ditaburkan sekitar 1 ons saja. Pemberiannya bisa dilakukan setiap 3 hari. Tergantung pada kondisi kadar air itu sendiri.

Kesimpulannya, Anda dituntut untuk lebih rajin dalam melakukan pemeliharaan kolam renang. Perawatannya disesuaikan seperti cara membersihkan kolam renang di atas. Yakni rutin membersihkan masing-masing area sesuai jadwal.