Monday, August 8

Apa Itu Return Saham? Jenis-Jenis dan Faktor Yang Mempengaruhinya

Bagi pemula, saham bisa jadi salah satu pilihan untuk berinvestasi. Pada dasarnya tujuan melakukan investasi adalah untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Sehingga saat kamu berinvestasi di saham pastikan bahwa saham yang dibeli memberikan keuntungan. Disini kamu bisa cari dulu tahu dulu pemahaman mengenai return saham menurut situs lingkar berita.

Pengertian Return Saham

Disini kita akan memberikan pemahaman mengenai return saham atau pengembalian saham yang memang harus kamu ketahui saat akan menjadikan saham sebagai tempat untuk berinvestasi. Return saham ini merupakan selisih harga jual dengan harga beli saham yang sudah ditambah dengan dividen.

Untuk hasil selisih keduanya, kemungkinan yang akan muncul yaitu capital gain dan capital loss. Jika kamu mendapatkan kualifikasi capital gain, ini artinya kamu mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan saham.

Namun jika hasil yang kamu dapatkan adalah capital loss, ini berarti bahwa kamu sudah mengalami kerugian dari trading saham yang kamu lakukan.

Dengan melihat pengertian diatas, untuk lebih memahami dalam proses pengembalian return saham atau pengembalian saham, kamu bisa menyimak permisalan di dibawah ini.

Permisalan Return Saham dengan Hasil Capital Gain

Capital gain artinya positif atau hasil yang diperoleh mendapatkan keuntungan.

Contohnya saat kamu melakukan pembelian saham pada perusahaan X dengan harga Rp 600 per lembar, kemudian saham itu berubah menjadi Rp 1500 per lembar. Apabila kamu melakukan penjualan saham di harga Rp 1.500 maka kamu juga akan mendapatkan keuntungan atau capital gain sebesar Rp 900 per lembar.

Pemisalan Return Saham dengan Hasil Capital Loss

Untuk capital loss ini merupakan kebalikan dari capital gain, dan hasilnya negatif.

Contohnya saat kamu membeli saham di perusahaan X dengan harga beli Rp 1.000, kemudian saham dijual kembali dengan harga Rp 500 per lembar. Disini bisa dilihat bahwa terdapat selisih antara harga jual dan harga beli, dimana kamu mendapatkan kerugian sebesar Rp 500 per lembar.

Dalam penghitungan pengembalian saham ini, seringkali nominal dividen dilewatkan begitu saja.

Jenis-Jenis Return Saham

Dalam praktiknya, terdapat dua jenis saham yaitu return saham realisasi serta return saham ekspektasi.

1. Return Saham Realisasi

Return saham realisasi yaitu salah satu jenis return saham yang harus kamu ketahui dan pahami. Ini juga bisa diartikan sebagai perhitungan selisih harga saham yang berdasarkan dengan data riwayat perusahaan yang sudah terjadi untuk digunakan sebagai pengukuran dari kinerja perusahaan.

Jadi dalam pengembalian saham ini, perhitungannya memakai data lampau atau historis. Kamu juga bisa menggunakan jenis pengembalian ini untuk dipakai dalam menentukan hasil perhitungan serta resiko yang akan datang.

Return ini juga terbagi lagi menjadi return total, relatif return, kumulatif return serta penyesuaian return.

2. Return Saham Ekspektasi

Kemudian untuk return saham ekspektasi adalah return yang membantu dalam membuat perkiraan saat pengambilan keputusan dalam investasi di masa depan.

Apabila dibandingkan dengan jenis yang sebelumnya , return saham ekspektasi menjadi lebih penting karena digunakan sebagai tolak ukur keberhasilan transaksi investor di kemudian hari. Perhitungan return ini berdasarkan dari nilai ekspektasi masa depan, return historis serta ekspektasi yang ada.

Faktor yang Mempengaruhi Keuntungan Return Saham

1. Faktor Makro

Yang termasuk dalam faktor makro diantaranya faktor ekonomi dan non ekonomi. Contoh faktor ekonomi yaitu suku bunga, inflasi, kurs valuta asing dan lain-lain. Untuk faktor makro non ekonomi yaitu peristiwa politik domestik serta international.

2. Faktor Mikro

Faktor mikro merupakan suatu kondisi yang ada pada perusahaan termasuk di dalamnya yaitu informasi mengenai data keuangan serta non keuangan, informasi fundamental serta teknikal.